Tanah Sidogiri sampai saat ini masih menyimpan misteri. Tanah yang di atasnya berdiri Desa Sidogiri dan Pondok Pesantren Sidogiri, diyakini bukan merupakan tanah biasa. Melainkan tanah yang sudah dari asalnya merupakan tanah keramat. Kiai Cholil Nawawie (1925-1977) pernah mengatakan, “Pondok (Sidogiri) itu keramat bukan karena saya, tetapi memang karena tanahnya. Lihat saja setelah saya tidak ada (wafat), pondok akan bertambah besar!" (Bakhri, 2018). Ratusan tahun sebelum Kiai Cholil Nawawie mengungkap kekeramatan tanah Sidogiri, misteri tanah Sidogiri sudah membekas dalam cerita rakyat asal mula Sidogiri yang disampaikan secara turuntemurun dari satu generasi ke generasi. Bagimanakah ceritanya? Hal inilah yang akan diceritakan pada buku yang sarat nilai-nilai pengabdian, petualangan, perjuangan dan pengorbanan ini.
Selain tentang tanah Sidogiri, buku cerita rakyat ini juga menyinggung berbagai peristiwa penting di atas tanah Sidogiri. Di antara peristiwa ekonomi dan politik. Melalui strategi niaga dan diplomasi, Sayyid Sulaiman berhasil menyiasati kebijakan tanam paksa secara elegan. Pada masa Sidogiri dijajah, Belanda mewajibkan penduduk untuk menanam tebu. Sedangkan, secara ekonomis tanaman tebu itu kurang menguntungkan.Sementara itu, Sayyid Sulaiman memiliki kekuatan ekonomi Sidogiri dengan komoditas kopi sebagai andalannya. Inilah kecerdikan Sayyid Sulaiman, meski dipaksa menanam tebu oleh penjajah Belanda namun masih bisa membangun kekuatan ekonomi melalui tanaman kopi. Diharapkan, apa yang disuguhkan pada buku cerita rakyat ini dapat menjadi pelajaran berharga dan sumber inspirasi bagi generasi muda sehingga dapat memiliki sifat teguh dalam menuntut ilmu, pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan, tangguh dalam melaksanakan amanah, berani dalam membela kebenaran, istiqomah dalam meniti jalan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan peduli terhadap lingkungan sekitar. kerjasama dagang dengan para pedagang dari Turki yang berlabuh di Surabaya. Melalui jalur niaga Sidogiri-Turki, Sayyid Sulaiman berhasil membangun kekuatan ekonomi Sidogiri dengan komoditas kopi sebagai andalannya. Inilah kecerdikan Sayyid Sulaiman, meski dipaksa menanam tebu oleh penjajah Belanda namun masih bisa membangun kekuatan ekonomi melalui tanaman kopi. Diharapkan, apa yang disuguhkan pada buku cerita rakyat ini dapat menjadi pelajaran berharga dan sumber inspirasi bagi generasi muda sehingga dapat memiliki sifat teguh dalam menuntut ilmu, pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan, tangguh dalam melaksanakan amanah,
berani dalam membela kebenaran, istiqomah dalam meniti jalan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Spesifikasi
Judul Buku: SAYYID SULAIMAN DAN MISTERI TANAH SURGA SIDOGIRI
Penulis: Mokh. Syaiful Bakhri
Penerbit: Cipta Pustaka Utama, 2023,
Ukuran/tebal: A5/120 hlm
Harga: Rp 79.200
Pemesanan: WA 08123305871

